Selasa, 07 Agustus 2018

Tuhan Pun Punya Cerita

Tuhan Pun Punya Cerita

Setiap hembusan nafas ini mengandung lantunan kalimatmu yang indah. Tak hentinya aku menyebutmu dengan syahdunya aku meresapinya. Tak ada jalan lain tempat ku untuk mengadu segala kegalauan dalam jiwa. Berat, susah, bimbang tak terarah itulah warna kehidupan di dunia. Sempat ku terjatuh dalam lubang yang paling dalam hingga aku tak ada daya untuk bangkit, lemahnya diri ini hingga tak tertahan untuk menuangkan tetesan air suci. Namun di kala itu aku teringat dengan mu yaa robb, engkau lah satu-satunya pengobat di saat aku mulai lemah, saat itulah ada kekuatan untuk bangkit.


Aku mulai meraba tentang jalan hidup yang harus aku lalui, aku tak ingin semua menjadi sia-sia hanya karena sebuah lamunan yang amat jauh. Sedikit demi sedikit aku pelajari alur jalan tuhan, tak bosan aku mengemis padanya, meratapi tentang kesalahan yang lalu, bagai tumpukan sampah kotor.

Tuhan…. Sungguh aku tak mampu membawa beban dosa ini jika kau nampakkan di bumi, dan sungguh malu jika kau tampakkan kejelekan nafsu amarah. Begitu indahnya jalanmu, kau tuliskan sekenario pada setiap manusia untuk bertafakkur, memilih pada jalan yang benar. Pada hakikinya manusia ditabiatkan untuk selalu berikhriyar, namun tetap Tuhan yang menentukan hasil akhirnya.

Tetap terus melangkah, meski langkahmu tak ternilai dimata orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melestarikan Budaya Ala Ahli Sunnah Wal Jama’ah di Kalangan Pelajar Dewasa ini, sering kita dengar berita lagi gemparnya adaya geraka...